You are currently viewing 1001 Cara Recovery Tourism Indonesia Dibagi JWM Travel Mart

1001 Cara Recovery Tourism Indonesia Dibagi JWM Travel Mart

  • Post author:
  • Post category:Berita
  • Post comments:0 Comments

WISATAMU – 1001 Cara Recovery Tourism Indonesia dibagi JWM Travel Mart 2021 yang diselenggarakan di Seulawah Hotel Kota Batu, Jawa Timur, Kamis (18/11/2021) malam. Secara khusus JWM Travel Mart menggelar Talkshow menghadirkan pemateri handal di bidang wisata untuk memberikan kiat-kiat kebangkitan wisata di tengah Pandemi.

Talkshow menarik ini dipandu oleh Ketua BP JWM, Muhsin B Thoyib Arbas dengan menghadirkan tiga narasumber yakni Wakil Ketua MEK Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ir Ahmad Syauqi Soeratno MM, Kabid Pengembangan Kawasan Wisata BP JWM, Mukhlas Rofiq SE MM dan Ketua Lazismu Jatim, Drh Zainul Muslimin.

Banyak kiat menarik dalam talkshow yang ditayangkan di channel youtube ini. Syauqi mengatakan bahwa saat ini dunia sudah berubah karena Covid-19. “Perubahan apa? Itu yang harus kita pikirkan, kita harus duduk bersama-sama, karena ada syarat yang tidak bisa kita hindari yakni kolaborasi. JWM travel mart 2021 adalah salah satu langkah konkrit,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menegaskan bahwa menghadapi pandemic seorang pengusaha wisata harus bisa redefinisi konsep, kemudian melakukan adaptasi dan melakukan kreatifitas. Hal ini harus dilakukan agar pengusaha wisata memiliki daya tahan.

Ia mencontohkan bisnis perhotelan, ketika banyak kamar ngganggur karena Covid-19, hotel-hotel banyak melakukan terobosan dengan membuat program stay vacation. Cara ini ternyata mampu memberikan kontribusi pendapatan untuk hotel-hotel di saat pandemi.

Sementara itu, Mukhlas Rofiq mengatakan Covid-19 benar-benar menghantam usaha wisata yang dikelolanya. Pandemi juga yang mengakibatkan ia membuang strawberry yang dihasilkan karena tidak terserap pasar.

“Ini tidak bisa terus-terusan begini, akhirnya kita buat kreativitas dengan membuat branding baru, yakni strawberry bisa meningkatkan imun. Kita pakai influen anak-anak muda dan mengubah kemasan dengan packaging yang bagus, hingga akhirnya produk kita tembus 700 kilo di Surabaya, hingga muncul anggapan, lebih baik kita sibuk setengah mati daripada nganggur setengah mati,” ujar laki-laki yang akrab dipanggil Mr Roh ini.

Sementara itu Zainul pemateri ketiga mengatakan bahwa selama ini banyak orang yang melihat pandemi covid-19 dari sisi negatif dan tidak melihat sisi positifnya. Dari perolehan zakat, infaq dan qurban ternyata justru mengalami kenaikan selama pandemic.

Ia mencontohkan program kurban, tahun 2017 Lazismu mendapatkan Rp 542 juta, tahun 2018 Lazismu mendapatkan Rp 1,8 miliar, tahun 2019 naik menjadi Rp 2,2 miliar. “Fantastisnya saat pandemi kita justru naik Rp 8,2 miliar pada 2020 dan tahun Rp 14,2 miliar pada tahun 2021,” ujarnya.

Semua itu tidak lepas dari promosi Lazismu yang menggunakan kalimat promosi “Jangan menyembelih sendiri, karena lebih aman dititipkan kepada Lazismu,”. Zainul mengatakan hal ini bisa diadopsi didunia wisata yang ia prediksikan akan meledak pada waktunya nanti.

Direktur Asita Indonesia, Dr Nunung Rusmiati MSi memberikan apresiasi terhadap talkshow recovery tourism yang diselenggarakan dalam rangkaian JWM Travel Mart 2021. “Memang benar apa yang dikatakan para narasumber, kita harus menghadapi kondisi saat ini dengan penuh optimism dan semangat,” ujar Nunung

Sementara itu Direktur Pengembangan IT dan Digitalisasi BP JWM, M Jaffar mengatakan bahwa kegiatan hari ini merupakan rangkaian dari JWM Travel Mart. “Malam ini selain kita melaksanakan Talkshow Recovery Tourism, kita juga launching website www.wisatamu.id,” ujarnya.

Website ini menjadi rumah besar para pelaku wisata yang menjadi anggota Jaringan Wisata Muhammadiyah. “Kita meyakini dengan kegiatan JWM Travel Mart 2021 di Kota Batu ini akan terbangun ekosistem kolaborasi membangun wisata yang luar biasa,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan